Ensiklopedia Permainan Tradisional Nusantara
44 permainan dari berbagai daerah, lengkap dengan cara bermain, manfaat, catatan keselamatan, dan sumber rujukan untuk dimodifikasi dalam pembelajaran PJOK.
Engklek (Sunda Manda)
SD (Kelas 1-6)Nama lain: Sondah, Taplak, Dampu, Kengkeng, Pacih, Cengkling, Dengklaq (Betawi), Dedplak (Bali)
Pemain melompat dengan satu kaki di atas peta petak yang digambar di lantai atau tanah sambil mengambil gaco miliknya.
- 2 - 5 anak
- Kapur/tali untuk peta petak, gaco (pecahan keramik/batu pipih)
- 15 - 20 menit
Gambar peta petak. Pemain melempar gaco ke petak pertama, lalu melompat satu kaki melewati petak-petak berurutan tanpa menginjak petak berisi gaco, kembali, dan mengambilnya. Giliran berpindah jika gaco keluar petak atau kaki menyentuh garis.
Egrang Bambu
SD - SMANama lain: Jajangkungan, Geunteut (Aceh), Ma'longgak (Sulsel)
Berjalan di atas dua batang bambu bertumpu tinggi dengan menjaga keseimbangan tubuh.
- Individu / lomba estafet
- 1 pasang egrang bambu (pijakan setinggi 20-40 cm)
- 15 - 20 menit
Naiki pijakan egrang sambil memegang batang bambu. Mulai dari pijakan rendah, latih berdiri, melangkah pelan, lalu berjalan lurus, berbelok, dan lomba estafet jarak pendek.
Egrang Batok Kelapa
SD - SMPNama lain: Enggrang batok, Lari tempurung (Maluku), Terompah batok
Berjalan dengan berpijak pada dua batok kelapa yang ditarik talinya dengan tangan.
- Individu / lomba
- 2 batok kelapa berlubang + tali (panjang setara tinggi pinggang)
- 10 - 15 menit
Pijak bagian atas batok, pegang tali dengan kedua tangan, tarik tali agar batok menempel di telapak kaki, lalu melangkah berirama. Bisa dilombakan lurus, zig-zag, atau estafet.
Balap Bakiak (Terompah Panjang)
SD - SMANama lain: Terompah panjang, Lomba bakiak
Beberapa pemain memakai satu papan alas kaki panjang bersama dan harus berjalan serempak menuju garis akhir.
- 3 - 4 anak per regu
- Bakiak/terompah papan panjang, lintasan 15-20 m
- 15 - 20 menit
Setiap regu berdiri sebaris pada papan, kaki masuk ke tali pijakan. Pemimpin di depan memberi aba-aba "kanan-kiri" agar langkah seirama. Regu yang lebih dulu sampai garis akhir menang; regu yang terjatuh mengulang dari titik jatuh.
Patung-patungan (Tak Patung)
SD (Kelas 1-3)Nama lain: Cas jadi patung, Freeze
Pemain bergerak bebas lalu berhenti membeku seperti patung saat aba-aba diberikan.
- 6 - 20 anak
- Musik/tepukan (opsional)
- 10 - 15 menit
Pemain bergerak (berjalan, melompat, menari) mengikuti musik atau tepukan. Saat berhenti, semua harus membeku dengan pose satu kaki/keseimbangan. Yang bergerak atau goyah keluar satu ronde atau melakukan tugas ringan.
Rangku Alu (Bambu Lompat)
SD - SMPNama lain: Rangku alu (Manggarai)
Empat pemegang menggerakkan bambu berpola buka-tutup berirama sementara pemain melompat di sela-selanya.
- 6 - 10 anak
- 4 batang bambu (± 2 m), lagu/tepukan pengiring
- 15 - 20 menit
Dua pasang pemegang duduk/jongkok berhadapan dan menepukkan bambu ke lantai lalu saling menjepit berirama. Pemain melompat masuk saat bambu terbuka dan keluar sebelum menutup. Naikkan tempo bertahap.
Lompat Tali Karet (Yeye)
SD (Kelas 1-6)Nama lain: Lompat karet, Lompat tinggi karet
Melompati untaian karet gelang yang ketinggiannya dinaikkan bertahap dari lutut hingga kepala.
- 3 - 8 anak
- Untaian karet gelang (3-5 m)
- 15 - 25 menit
Dua pemain merentangkan karet, pemain lain melompatinya dengan variasi (satu kaki, silang, menendang). Bila semua berhasil, tinggi karet dinaikkan. Pemain yang gagal atau menyentuh karet bergantian menjadi pemegang.
Lompat Tali Panjang
SD - SMPNama lain: Lompat tali
Dua pemain memutar tali panjang dan pemain lain masuk melompatinya tanpa tersangkut.
- 3 pemain atau lebih
- Tali panjang (3-4 m)
- 15 - 20 menit
Dua orang memutar tali. Pemain masuk saat tali di titik tertinggi, melompat, lalu keluar. Pemain yang menyentuh tali menggantikan pemutar. Variasi: melompat berpasangan, sambil bernyanyi, atau menghitung jumlah lompatan.
Kuda Loncat
SD - SMPNama lain: Lompat kuda, Leapfrog
Sebagian pemain membungkuk berjajar sebagai "kuda" dan pemain lain melompatinya satu per satu.
- 4 - 12 anak
- Tidak ada
- 10 - 15 menit
Beberapa pemain membungkuk sebaris dengan jarak cukup. Pemain paling belakang berlari lalu melompat dengan bertumpu tangan di punggung kuda. Setelah melompati semua, ia menjadi kuda di depan.
Lompat Kodok
SD (Kelas 1-6)Nama lain: Lompek kodok (Bengkulu), Lompat katak
Berlomba melompat dalam posisi jongkok seperti katak menuju garis akhir.
- 4 - 12 anak
- Kun/kapur penanda lintasan
- 10 - 15 menit
Pemain jongkok dengan tangan di lutut atau di belakang kepala, lalu melompat maju bergantian. Yang lebih dulu mencapai garis akhir menang.
Fahombo Mini (Adaptasi Lompat Batu Nias)
SMP - SMANama lain: Hombo batu, Lompat batu
Tradisi adat Nias melompati tumpukan batu setinggi sekitar 2 meter; di sekolah diadaptasi menjadi lompat rintangan rendah yang aman.
- Individu (giliran)
- Tali/karet lompat, tiang, matras tebal
- 20 - 30 menit
Aslinya, anak-anak Nias berlatih sejak kecil dengan melompati tali yang ketinggiannya dinaikkan bertahap sesuai usia. Adaptasi: pasang tali/karet di dua tiang, pemain berancang-ancang pendek, bertumpu dua kaki, lompat tanpa menyentuh tali, dan mendarat di matras dengan lutut menekuk.
Balap Karung
SD - SMPNama lain: Lompat karung
Berlomba melompat dengan setengah badan masuk karung hingga garis akhir.
- 4 - 10 anak
- Karung goni/plastik tebal, lintasan 10-15 m
- 10 - 15 menit
Pemain memasukkan kedua kaki ke karung dan memegang bibir karung. Melompat serentak menuju garis akhir; bila jatuh, bangun dan lanjut dari titik jatuh.
Bentengan
SMP (Kelas 7-9)Nama lain: Benteng-bentengan, Jeg-jegan, Jemamok (Lampung), Bom (Sulsel)
Dua tim saling merebut benteng lawan sambil menawan pemain yang tersentuh.
- 10 - 20 anak (2 tim)
- 2 tiang/pohon/tembok sebagai benteng
- 20 - 30 menit
Tiap tim menjaga bentengnya. Pemain keluar untuk menyentuh benteng lawan; pemain yang tersentuh lawan yang keluar lebih dulu dianggap tertawan. Tim menang bila menyentuh benteng lawan atau menawan seluruh anggota lawan.
Gobak Sodor (Galah Asin)
SD & SMPNama lain: Galasin (Bali), Hadang (Kalimantan/Sulawesi), Galah (Aceh)
Tim penjaga menghadang di atas garis; tim penyerang berusaha melewati semua garis dan kembali tanpa tersentuh.
- 6 - 12 anak (2 tim)
- Lapangan persegi panjang bergaris (kapur/kun)
- 20 - 30 menit
Buat lapangan persegi panjang terbagi kotak-kotak. Penjaga hanya boleh bergerak di garis masing-masing. Penyerang harus mencapai garis akhir lalu kembali ke awal. Bila tersentuh, tim bertukar peran.
Galah Panjang
SD - SMPNama lain: Cak bur (Sumbar), Galah panjang (Kalsel)
Serupa gobak sodor: penjaga menempati garis rintangan dan penyerang harus melewatinya dengan lincah.
- 8 - 16 anak (2 tim)
- Lapangan dengan beberapa garis paralel (kapur)
- 20 - 30 menit
Gambar beberapa garis paralel (misalnya lima). Penjaga berdiri di garis dan berusaha menyentuh penyerang yang mencoba melewati semua garis. Bila berhasil menyentuh, peran bertukar.
Petak Umpet
SD (Kelas 1-6)Nama lain: Enggo, Delikan (Jawa), Sembunyi
Satu pemain mencari, yang lain bersembunyi lalu berusaha kembali ke "pos" tanpa tertangkap.
- 4 - 15 anak
- Area bermain luas dengan penanda batas
- 15 - 20 menit
Penjaga menghitung sambil menutup mata di pos. Pemain lain bersembunyi. Penjaga mencari dan menyebut nama pemain yang ditemukan; pemain bebas jika berhasil menyentuh pos lebih dulu.
Kucing dan Tikus
SD (Kelas 1-4)Nama lain: Kucing-kucingan, Kucing rabun (Bengkulu)
Sebagian pemain membentuk lingkaran bergandengan; satu "tikus" berada di dalam dan satu "kucing" di luar mengejarnya.
- 8 - 20 anak
- Tidak ada / kun sebagai batas lingkaran
- 10 - 15 menit
Pemain lain berpegangan tangan membentuk lingkaran. Kucing berusaha masuk menangkap tikus; lingkaran boleh dinaikkan/diturunkan tangan untuk menghalangi atau meloloskan. Tikus tertangkap, ganti peran.
Polisi dan Maling
SD - SMPNama lain: Polisi-polisian
Tim "maling" bersembunyi/menghindar, tim "polisi" mengejar dan menahan di penjara; maling bebas jika dibebaskan temannya.
- 10 - 20 anak (2 tim)
- Kun/tali untuk area "penjara"
- 15 - 25 menit
Tentukan area bermain dan satu titik penjara. Polisi menyentuh maling untuk menahannya. Maling yang bebas dapat membebaskan tawanan dengan menyentuhnya. Tim polisi menang bila semua maling tertahan.
Tarik Tambang
SMP - SMANama lain: Tarek talo (Aceh), Hela rotan (Maluku), Lenggang rotan
Dua tim adu kekuatan menarik tali hingga penanda tengah melewati garis lawan.
- 10 - 16 anak (2 tim)
- Tali tambang panjang, pita/kain penanda tengah, garis batas
- 10 - 15 menit
Tim berbaris di sisi tali, tunggu aba-aba, lalu menarik. Tim menang jika berhasil menarik pita penanda melewati garis milik mereka.
Dagongan
SMA (Kelas 10-12)Nama lain: Dorong bambu
Dua regu mendorong batang bambu dari sisi berlawanan hingga salah satu regu terdorong melewati garis.
- 10 - 16 anak (2 tim)
- Bambu licin (± 4-5 m), garis tengah
- 10 - 15 menit
Setiap regu berbaris menghadap bambu dan mendorong bersama. Regu yang berhasil mendorong lawan melewati garis batas menang.
Panjat Pinang Mini
SMP - SMANama lain: Panjat tiang
Tim bekerja sama saling menopang untuk mencapai hadiah di puncak tiang; di sekolah diadaptasi dengan tiang rendah.
- Tim 4 - 6 anak
- Tiang rendah (2-3 m), matras, hadiah simbolis
- 15 - 20 menit
Tim menyusun formasi bertumpu (bawah kuat, atas ringan) untuk menggapai hadiah. Waktu tercepat menang.
Kasti
SD - SMPTim pemukul memukul bola lalu berlari antar pos, sementara tim penjaga menangkap dan melempar bola untuk mematikan pelari.
- 12 anak (2 tim)
- Bola kasti/tenis, pemukul, 4 tiang pos
- 30 - 40 menit
Tim pemukul memukul bola lalu berlari melewati pos-pos menuju "rumah". Tim jaga menangkap bola dan menyentuhkannya ke pelari sebelum masuk pos. Jika berhasil, tim bertukar peran.
Gatrik (Benthik / Patok Lele)
SD - SMPNama lain: Patil lele, Tak kadal, Benthing, Kayu doi (NTT), Tek-tek (Babel)
Sebilah kayu pendek dipukul dengan kayu panjang sejauh mungkin, lalu tim lawan berusaha menangkapnya.
- 2 tim @ 2-5 anak
- Kayu/bambu panjang (± 30 cm) dan pendek (± 10 cm), 2 batu bata
- 20 - 30 menit
Letakkan kayu pendek di antara dua batu bata, cungkil dengan kayu panjang hingga melambung, lalu pukul jauh-jauh. Tim penjaga menangkap; bila gagal, pemukul menghitung jarak jatuh dengan tongkat untuk poin.
Boi-boian
SD - SMPNama lain: Boy-boyan, Lempar boy, Gembatan
Satu tim melempar bola untuk merobohkan susunan pecahan genteng, lalu berusaha menyusunnya kembali sambil menghindari lemparan bola lawan.
- 10 - 16 anak (2 tim)
- Bola kecil (bola tenis/kasti), tumpukan genteng pecah/batu pipih
- 20 - 30 menit
Tim penyerang melempar bola merobohkan menara. Tim lain menyusunnya kembali sambil dilempari bola. Tim menang jika menara tersusun rapi tanpa ada pemain yang terkena bola.
Balogo
SD - SMANama lain: Ba logo, Logo tempurung
Pemain merobohkan susunan tempurung kelapa berbentuk piramida mini dengan alat pemukul.
- 2 - 5 anak atau regu
- Tempurung kelapa bersusun (logo), pemukul (panapak) dari kayu
- 15 - 20 menit
Susun logo tempurung berbentuk piramida kecil. Pemain bergiliran melempar/memukul dengan panapak dari jarak tertentu hingga piramida roboh.
Bola Beracun
SD - SMPNama lain: Gebo (Sulsel), Bola panas
Pemain melempar bola untuk mengenai badan pemain lain (bagian bawah), dan yang terkena keluar sementara atau berganti peran.
- 10 - 20 anak
- Bola karet/busa lunak, kun batas
- 10 - 15 menit
Batasi area. Pelempar mengarahkan bola ke bagian badan (bawah bahu), pemain yang terkena keluar atau menjadi pelempar. Pemain yang menangkap bola dapat menyelamatkan temannya.
Lempar Sandal
SD (Kelas 3-6)Nama lain: Lempar selop, Enang baledog sandal
Pemain melempar sandal ke sasaran dari garis lempar; skor diberikan sesuai ketepatan.
- 4 - 10 anak
- Sandal/selop bekas, kun sasaran
- 10 - 15 menit
Tentukan garis lempar dan sasaran (lingkaran kapur/kun). Setiap pemain melempar bergiliran. Poin diberikan sesuai zona jatuhnya sandal.
Tendang Kaleng
SD - SMPNama lain: Buntang kaleng, Masempyar (Bali)
Penjaga harus menjaga kaleng sambil mencari pemain yang bersembunyi; pemain bebas bila berhasil menendang kaleng.
- 6 - 15 anak
- Kaleng bekas/botol plastik
- 15 - 20 menit
Satu pemain menjaga kaleng. Yang lain bersembunyi lalu berusaha menendang kaleng tanpa tertangkap. Kalau kaleng tertendang, tawanan bebas dan penjaga mulai lagi.
Congklak / Dakon
SD (Kelas 1-3)Nama lain: Dakon, Mokaotan (Bali/Sulawesi), Jeplak (Kalimantan), Congkak (Melayu)
Pemain memutar biji ke lubang-lubang papan untuk mengumpulkan biji terbanyak di lubang besar miliknya.
- 2 anak
- Papan congklak (16 lubang) + 98 biji/kerang
- 15 - 30 menit
Ambil semua biji dari satu lubang, isikan satu per satu ke lubang berikutnya searah. Jika berhenti di lubang berisi, lanjutkan; jika berhenti di lubang kosong sisi lawan, giliran berganti. Pemenang punya biji terbanyak.
Bekel
SD (Kelas 1-4)Nama lain: Bola bekel, Kucing-kucingan (Bengkulu)
Pemain memantulkan bola sambil mengambil biji bekel di lantai sebelum bola jatuh.
- 2 - 4 anak
- Bola bekel kecil + biji bekel
- 10 - 15 menit
Lempar bola ke atas/pantulkan ke lantai, ambil satu (lalu dua, tiga, dst.) biji bekel dan tangkap bola sebelum memantul dua kali. Gagal jika bola terlewat atau biji tersentuh.
Batu Seremban
SD (Kelas 1-4)Nama lain: Seremban, Lima batu, Watu gatheng (Jawa)
Lima batu kecil dilempar ke atas lalu ditangkap dengan variasi gerakan tangan.
- 2 anak atau lebih
- 5 batu kecil halus
- 10 - 15 menit
Lempar satu batu ke udara, ambil batu lain di lantai, lalu tangkap batu yang jatuh. Ulangi dengan variasi tingkat kesulitan.
Dam-daman
SD - SMPNama lain: Dam
Permainan strategi dua pemain dengan bidak yang berpindah pada garis papan.
- 2 anak
- Papan garis dan bidak (biji/tutup botol)
- 15 - 20 menit
Setiap pemain menggerakkan bidaknya mengikuti aturan lokal, berusaha mengurung atau melangkahi bidak lawan. Aturan dapat disepakati bersama sesuai daerah.
Ular Naga Panjang
SD (Kelas 1-4)Nama lain: Oray-orayan (Sunda)
Barisan anak berpegangan bahu membentuk ular yang meliuk sambil bernyanyi dan menembus "gerbang" dua penjaga.
- 8 - 20 anak
- Tidak ada
- 10 - 15 menit
Dua anak menjadi gerbang dengan tangan tersambung. Anak lain berbaris memegang bahu dan berjalan melewati gerbang sambil bernyanyi. Pada lirik akhir, gerbang menangkap satu anak untuk ditanya pilihan dan masuk kelompok.
Cublak-Cublak Suweng
SD (Kelas 1-6)Nama lain: Cublak suweng
Satu pemain menjadi penebak, lainnya memindahkan kerikil dari tangan ke tangan sambil bernyanyi; penebak menebak siapa yang menyembunyikannya.
- 4 anak atau lebih
- Kerikil kecil
- 10 - 15 menit
Penebak membungkuk, pemain lain menaruh telapak tangan di punggungnya. Sambil bernyanyi, kerikil disembunyikan dari satu tangan ke tangan lain. Saat lagu selesai, penebak menebak pemegang kerikil.
Jamuran
SD (Kelas 1-3)Pemain membentuk lingkaran mengelilingi seorang anak di tengah sambil bernyanyi lalu duduk meniru jenis "jamur" yang dipilih.
- 6 - 20 anak
- Tidak ada
- 10 - 15 menit
Anak di tengah menjadi "pemilih". Lingkaran bergandengan berjalan sambil menyanyi. Saat lagu selesai, semua berhenti dan pemilih menyebut jenis jamur (mis. jamur gajah, jamur ayam) dan semua meniru gerakannya.
Hompimpa (Gambreng)
SD (Kelas 1-6)Nama lain: Gambreng, Hompimpa alaium gambreng
Cara tradisional menentukan giliran atau regu dengan membalik telapak tangan serentak.
- 3 anak atau lebih
- Tidak ada
- 2 - 5 menit
Pemain mengucapkan "hompimpa alaium gambreng" sambil mengayunkan tangan, lalu membalik telapak tangan serentak. Kelompok yang jumlah warna telapaknya paling sedikit menjadi pemenang atau yang jaga.
Gasing
SD - SMANama lain: Gangsing, Pukang (Lampung), Bagasing (Kalimantan), Maggasing, Apion (Maluku)
Gasing kayu dililit tali lalu dilempar dan ditarik agar berputar; pemain bisa mengadu putaran atau ketahanan.
- 2 - 8 anak
- Gasing kayu + tali gasing
- 15 - 25 menit
Lilitkan tali dari kaki ke badan gasing. Lempar gasing sambil menarik tali agar berputar. Variasi: adu lama putaran, atau saling mengenai gasing lawan hingga terhenti.
Layang-layang
SD - SMPNama lain: Layangan
Menerbangkan layang-layang di area terbuka dengan memanfaatkan arah dan kekuatan angin.
- 1 - 4 anak
- Layang-layang dan benang (bukan kawat/benang gelasan)
- 20 - 30 menit
Pegang benang dan larikan layang-layang melawan angin sampai naik. Atur tarik-ulur benang untuk menjaga keseimbangan layang-layang.
Kelereng (Gundu)
SD - SMPNama lain: Gundu, Nekeran, Ma'goli (Sulsel)
Pemain menyentil kelereng untuk mengenai kelereng lawan atau memasukkannya ke lubang/lingkaran.
- 2 - 6 anak
- Kelereng kaca, kapur/tali untuk lingkaran
- 15 - 25 menit
Gambar lingkaran atau siapkan lubang. Pemain menyentil kelereng dengan jari untuk mengenai kelereng lawan. Setiap sentuhan yang mengenai kelereng lawan dihitung sebagai poin.
Balap Kelereng (Sendok)
SD (Kelas 1-6)Nama lain: Balap kelereng
Berlomba membawa kelereng di atas sendok menuju garis akhir tanpa terjatuh.
- 4 - 10 anak
- Sendok, kelereng/bola pingpong, lintasan 10 m
- 10 - 15 menit
Gigit atau pegang sendok berisi kelereng, berjalan cepat ke garis akhir dan kembali. Bila kelereng jatuh, ulangi dari titik jatuh.
Sepak Raga
SMP - SMANama lain: Sepak takraw (bentuk modern), Aqraga (Sulsel), Sepak tekong (Sumbar)
Pemain menjaga bola rotan tetap melayang dengan kaki, lutut, atau dada secara bergantian.
- 3 - 6 anak (lingkaran) / 2 tim
- Bola rotan/plastik
- 15 - 25 menit
Berdiri melingkar dan oper bola menggunakan kaki. Hitung jumlah operan sebelum bola jatuh. Versi lanjutan dapat dilakukan dengan net seperti sepak takraw.
Kereta Api (Sepur-sepuran)
SD (Kelas 1-3)Nama lain: Wak-wak gong, Kereta-keretaan
Anak-anak berbaris berpegangan pinggang/bahu meniru gerbong kereta yang berjalan mengelilingi rintangan sambil bernyanyi.
- 6 - 12 anak
- Kun sebagai "stasiun"/rintangan
- 10 - 15 menit
Satu anak menjadi lokomotif di depan. Barisan berjalan, berlari kecil, dan berbelok melewati kun ("stasiun") tanpa melepas pegangan. Pemimpin bergantian setiap putaran.
Megoak-goakan
SD - SMPNama lain: Goak-goakan
Permainan dari Bali yang terinspirasi burung pemangsa (goak/elang) dan mangsanya: satu pemain mengejar barisan yang saling berpegangan.
- 8 - 15 anak
- Lapangan terbuka
- 15 - 20 menit
Barisan berpegangan pinggang di belakang pemimpin. Pemain "goak" berusaha menyentuh pemain paling belakang, sementara barisan meliuk melindungi. Aturan dapat berbeda antar desa, sepakati sebelum bermain.
Loncat Ban
SD (Kelas 1-6)Nama lain: Lompat ban bekas
Berlomba melompat melewati susunan ban bekas dengan pola kaki tertentu.
- 4 - 10 anak
- Ban bekas (disusun berbaris), kun
- 10 - 15 menit
Susun ban berbaris atau zig-zag. Pemain melewatinya dengan lompat dua kaki, satu kaki, atau melangkah bergantian. Waktu tercepat tanpa menyentuh ban menang.
Tidak ada permainan yang cocok dengan filter/pencarian ini.
Sumber Rujukan
Nama, nama lain, dan daerah asal permainan dirujuk dari sumber di bawah. Deskripsi, langkah bermain, manfaat, dan catatan keselamatan ditulis ulang sebagai bahan ajar. Aturan tiap daerah dapat berbeda, sesuaikan dengan kondisi kelas dan lapangan Anda.
- Kompas.com – Daftar Permainan Tradisional dari 37 Provinsi
- Wikipedia ID – Daftar permainan Indonesia
- Detik Bali – 18 Permainan Tradisional (mengutip buku Kemendikbud & Badan Bahasa)
- Detik Jabar – 15 Permainan Tradisional (mengutip buku Kemendikbud & Badan Bahasa)
- Good News from Indonesia – Ragam Permainan Tradisional di Setiap Daerah
- RRI – Warisan Budaya: Permainan Tradisional dari Berbagai Daerah
- Disdikpora Buleleng – Mengenal Kembali Permainan Tradisional Nusantara
- Pemkot Banjarmasin – Permainan Tradisional Anak Indonesia Paling Populer
- MILO Indonesia – Permainan Olahraga Tradisional untuk Anak
- Tribun Pontianak – Aturan Benteng-bentengan dan Gobak Sodor
- Kompasiana – Permainan Tradisional dalam Pembelajaran PJOK
- Sparks Edu – 15 Permainan Tradisional Indonesia dan Cara Memainkannya
- Sparks Sports Academy – 100 Permainan Tradisional
- taufiq.net – Permainan Tradisional Indonesia
- LPPM Universitas Jambi – Buku Permainan Tradisional
- FIK Universitas Negeri Malang – Buku Olahraga dan Permainan Tradisional
- Kompas.com – Gatrik: Alat, Aturan, Cara, dan Manfaat
- Good News from Indonesia – Mengenal Patok Lele
- AnakBisa – Gatrik
- ZALORA – Mengenal Kembali Ragam Permainan Tradisional Asli Indonesia
- CNN Indonesia – 7 Permainan Tradisional Indonesia
- Budaya Jogja – Dolanan Cublak-cublak Suweng
- Happy Play Indonesia – Permainan Tradisional dan Cara Mainnya
- AnakBisa – Daftar Permainan Tradisional
- Perpustakaan.id – 43 Permainan Tradisional dan Daerah Asalnya
- Detik Sumut – Mengenal Fahombo, Lompat Batu Nias
- Pariwisata Indonesia – Tradisi Fahombo
- AnakBisa – Lompat Batu, Olahraga Tradisional Nias
- Aturan Permainan – Jenis Permainan Tradisional dari 34 Provinsi
- Aturan Permainan – Permainan Tradisional Provinsi Bali (Congklak)
- Aturan Permainan – Permainan Tradisional Sulawesi Tengah (Gasing)
- ReadMore.id – 100 Permainan Tradisional Indonesia dari Sabang sampai Merauke
- Liputan6 – Cara Bermain Cublak Cublak Suweng